1. Jelaskan
perbedaan sudut pandang sosiologi, antroplogoli, filsafat manusia dan psikologi
dalam mendiskusikan manusia secara utuh! (berikan contohnya)
·
Sosiologi
Sosiologi berasal dari bahasa latin socus “kawan” dan logos “ilmu pengetahuan. Menurut sosiologi
manusia adalah individu yang membutuhkan orang lain / makhluk sosial. Contohnya
: ketika manusia baru lahir ia membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup.
Objek sosiologi adalah :
o
Material :
kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses hubungan antara manusia yang
mempengaruhi kesatuan manusia itu sendiri.
o
Formal
: manusia sebagai makhluk sosial / masyarakat.
o
Budaya
: budaya dapat, mempengaruhi satu sama lain.
o
Agama :
memicu dalam hubunga sosial masyarakat.
sudut pandangnya mulai dari konsep dasar yang meliputi :
a) Struktur
sosial, contohnya :
Ø
Tindakan sosial
Ø
Integrasi
Ø
Kekuasaan
Ø
Kebudayaan
b) Analisis
sosiologi, contohnya :
Ø
Masyarakat makro
Ø
System perkembangan
Ø
Interaksi sosial mikro (antar individu)
Ø
Organisasi sosial
Ø
Masalah sosial
c) Pendekatan
analisi fakta sosial, contohnya :
Ø
Pendekatan objektif
o
Fakta sosial
o
Tindakan sosial dapat diukur dalam angka
o
Suatu fakta sosial yang berkaitan dengan fakta
sosial yang lain
o
Metode kuanlitatif
Ø
Pendekatan subjektif
o
Fakta sosial melekat pada individu
o
Fakta sosial dipahami menurut motif-motif pelaku
tindakan sosial
o
Metode kualitatif
Dengan tokoh Aguste Comte.
·
Antropologi
:
Antropologi berasal dari kata Yunani “antropos “manusia” atau “orang” dan
logis berarti “wancana”. Antropolgi adalah ilmu yang mempelajari spesies manusia
dan nenk moyang terdekatnya. Antropologi adalah holistic dalam disiplin yang
bersangkutan dengan mempelajari seluruh kondisi manusia di masa lalu, sekarang
dan masa depan. Studinya melalui
biologi, masyarakat, bahasa, dan budaya. Antropologi juga menawarkan perspektif
lintas budaya yang unik dengan terus menerus membandingkan kebiasaan masyarakat
yang satu dengan masyarakat yang lainnya. Budaya adalah tradisi dan adat
istiadat, ditularkan melalui pembelajaran, yang mengatur keyakinan dan perilaku
dari orang-orang yang terkena mereka. Sementara
budaya tidak biologis, kemampuan untuk menggunakannya terletak dalam biologi
hominid. Sudut pandangnya :
1) Manusia
dengan makhluk individu
2) Manusia
dengan dengan makluk sosial
3) Manusia
dengan makhluk sosial
Contohnya : menerapkan nilai dan
norma dalam masyarakat.
·
filsafat
manusia :
Pengertian filsafat berasal dari Yunani kuno, yaitu kata “philos” dan
“shopia”. Artinya yaitu cinta yang sangat mendalam terhadap kebijaksanaan.
Filsafat manusia ini adalah cabang filsafat yang secara khusu merefleksikan
hakekat / akssitensi dari manusia yang disebut antriopologi philosofi.
Objek studinya :
1) Material : filsafat manusia mempunyai
objek yang sejajar dengan gejala manusia dan bertujuan untuk
menginterpretasikan, dan memahami gejala manusia.
2) Formal : membahas sedikit berbeda
dengan material melalui observasi dan eksperimental.
3) Aliran dualism : yaitu 2 aliran
terpenting yaitu jiwa dan raga. Meraka satu dan tidak bisa dipisahkan.
4) Aliran ekstensialisme : manusia selalu
berusaha untuk eksis (tetap ada). Ia akan selalu menampilkan dirinya sebagai
pribadi yang utuh.
Contohnya : seorang dokter harus
menolong pasiennya dalam keadaan apapun.
Tokohnya adalah Plato dan
Aristoteles.
·
psikologi
:
psikologi berasal dari kata yunani kuno, “pshyce” yang berarti jiwa dan “logia” berarti
ilmu.jadi psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Dalam psikologi
membahas lebih mendalam mengenai prilaku manusia. Contohnya ; prilaku yang
dapat diamati melalui penelitian, “anak yang hyperactive dan mempelajari
motivasi yang tidak tampak secara langsung”.
1) Psikoanalisis (Freud) : segala bentuk
tingkah laku manusia bersumber dari adanya dorongan dari alam bawah sadar.
2) Humanism (Maslow) : manusia pada
dasarnya adalah baik dan memiliki bekiasaan untuk menentiukan dirinya. Dan
pengalaman masa lalu mempengaruhi kepribadian seseorang.
3) Behaviorisme (Skinner) : manusia
dipandang sebagai hasil dari jumlah kondisi-kondisi yang mempengaruhinya.
Behavior memandang manusia dari segi badaniah bukan dari rohaniah.
4) Transpersonal (S.Y. Skapiro dan Denise H.
Lajole) : manusia dipandang sebagai “memiliki potensi-potensi” luhur yang
dapat keluar dari kesadaran yang biasanya.
Obejek studynya :
o
Objek material : kerohanian, ide-ide, dan nilai.
o
Objek formal : seti tingkah laku manusia, objek
tersebut bersifat empiris / nyata dan dapat di observasi.
Contohnya : ketika melihat teman
bersedih kita juga ikut merasa bersedih.
2. Jelaskan
perspektif-perspektif yang ada didalam sosiologi! Berikan contohnya :
·
Funsi manifest : fungsi lembaga yang disadari
dan di akui oleh seluruh masyarakat. Fungsi manifest ini bersifat jelas, terang
dan diketahui dengan kata lain fungsi yang diketahui oleh orang yang bertindak.
Contohnya : peran atau status sebagai dosen.
·
Fungsi laten : memiliki sifat tesembunyi atau
yang tidak diketahui atau dengan kata lain kebalikan dari fungsi manifest,
yaitu yang tidak diketahui oleh ornag yang bertindak. Contohnya : lembaga
pendidikan, lembaga keluarga.
·
Disfungsi : elemaen atau prosesn masyarakat yang
dapat mengganggu system sosial atau stabilitas.
Menurut : Horton dan hurt.
·
Perspektif evolusioner : sebagai perubahan,
sehingga jika dikaitkan dengan sosiologi adalah menitik beratkan pada pola
perubahan masyarakat dalam kehidupan. Contohnya : dengan adanya prubahan zaman,
semakin baju alat-alat elektronik yang dapat membantu manusia.
Tokohnya : Aguste comte, herbest spencer.
·
Perspektif intrasionis : yang memfokuskan pada
pemahamannya pada interaksi yangdilakukan pada setiap individu seperti
menggunakan symbol, tanda, kata, isyarat maupun lisan.
Contohnya : lambang pengadilan sebagai symbol.
Tokohnya : George Herbert mead, dan Charles Horton cooley.
Tokohnya : George Herbert mead, dan Charles Horton cooley.
·
Perspektif fungsional : masyarakat dilihat
sebagai suatu jaringan kelompok yang bekerja sama secara terorganisasi dan teratur,
serta memiliki seperangkat aturan dan nilai yang dianut sebagian besar anggota
masyarakat tersebut.
Contohnya : organisasi.
Tokohnya : talcot parson, kingsley davis dan Roobert k merton.
·
Perspektif konflik : masyarakat selalu dalam
keadaan konflik terus menerus. Baik antar individu maupun kelompok, karena
perspektif ini menekankan pada adanya perbedaan individu dalam mendukung suatu
system sosial.
Contohnya : konflik palestina dan Israel.
Tokohnya : karl max, hegel, lews coser dan frederich engles.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar