Kamis, 19 Juni 2014

colonialisme. development, culture exchange, dan survival


Kolonialisme

Kolonialisme  berasal dari bahasa latin yaitu kata “koloni” yang berarti “tanah, tanah pemukiman, atau penjajahan. Secara umum pengettian kolonialisme adalah pengembangan kekuasaan sebuah negara atas wilayah dan manusia di luar batas negaranya, seringkali untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar wilayah tersebut. Istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang digunakan untuk melegitimasikan atau mempromosikan sistem ini, terutama kepercayaan bahwa moral dari pengkoloni lebih hebat ketimbang yang dikolonikan. System kolonialisme sudah muncul pada zaman yunani kuno. Yang mana disaat itu para petani yunani berpindah dari negerinya yang tandus ke wilayah lain yang lebih subur. Tujuan mereka adalah mengolah tanah di daerah tandus agar dapat meningkatkan taraf hidupnya menjadi menjadi lebih layak.
Pendukung dari kolonialisme berpendapat bahwa hukum kolonial menguntungkan negara yang dikolonikan dengan mengembangkan infrastruktur ekonomi dan politik yang dibutuhkan untuk pemodernisasian dan demokrasi.
Andre Gunder Frank, berpendapat bahwa kolonialisme sebenarnya menuju ke pemindahan kekayaan dari daerah yang dikolonisasi ke daerah pengkolonisasi, dan menghambat kesuksesan pengembangan ekonomi.
 Arundhati Roy berkata bahwa perdebatan antara pro dan kontra dari kolonialisme/ imperialisme adalah seperti "mendebatkan pro dan kontra pemerkosaan".

Dalam sejarah perkembangan kolonialisme, politik colonial modern mulai tumbuh semenjak abad ke-16. Awalmula politik kolonialisme modern adalah adanya penemuan besar yang dilakukan oleh parapedagang bangsa barat (eropa). Mereka haus akan nama besar, kejayaan dan kekayaan. Bangsa yang dapat disebut sebagai koloniasator pertama adalah bangsa Inggris, Prancis, Belanda, yang mengusai sebagian Amereka Utara, Hindian Barat, Hindia muka, dan Hindia Timur. Tujuan kolonialisnme ini untuk menguras sumber-sumber kekayaan daerah colonial demi perkembangan industry dan memenuhi kejayaan dari negera-negara yang melaksanakan politik colonial tersebut. Maka tidak pernah memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan rakyat di daearah kolonialnya. Sehingga kehidupan rakyat di daerah-daerah colonial tetap dan penuh penderitaan.

Perkembangan

Perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi ( Santrok Yussen. 1992). Dengan demikian perkembangan berlangsung dari proses terbentuknya individu dari proses bertemunya sperma dengan sel telur dan berlangsung sampai ahir hayat yang bersifaf timbulnya adanya perubahan dalam diri individu.
Perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman dan terdiri atas serangkaian perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif ( E.B. Harlock ). Dimaksudkan bahwa perkembangan merupakan proses perubahan individu yang terjadi dari kematangan (kemampuan seseorang sesuai usia normal) dan pengalaman yang merupakan interaksi antara individu dengan lingkungan sekitar yang menyebabkan perubahan kualitatif dan kuantitatif ( dapat diukur) yang menyebabkan perubahan pada diri individu tersebut.
Perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru, yang berbeda dari sebelumnya ( Kasiram, 1983 : 23), menandung arti bahwa perkembangan merupakan peubahan sifat indiviu menuju kesempurnaan yang merupakan penyempurnaan dari sifat-sifat sebelumnya.
Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian perkembangan yaitu merupakan perubahan individu kearah yang lebih sempurna yang terjadi dari proses terbentuknya individu sampai ahir hayat dan berlangsung secara terus menerus. Sebagai contoh anak yang baru berusia 5 bulan hanya dapat tengkurab kemudian setelah kira-kira 7 bulan sudah bisa berdiri tapi dengan bantuan orang lain, kemudian pada umur 9 bulan baru dapat berdiri sendiri dan mulai berjalan sedikit demi sedikit. Setelah berumur 10 bulan baru dapat berjalan dengan lancar, setelah itu dia dapat berlari-lari.Mka proses perubahan tarsebut dinamakan dengan perkembangan.
Lalu kita bandingkan dengan pengertiaan dari pertumbuhan. Berikut ini pengertian pertumbuhan menurut para ahli sebagai berikut :
Pertumbuhan merupakan perubahan secara fiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik, yang berlangsung secara normal pada diri anak yang sehat, peredaran waktu tertentu ( kartono ). Pertumbuhan dinyatakan dalam perubahan-perubahan yag terjadi pada bagian, tetapi pertumbuhan itu sendiri adalah suatu sifat umum dari suatu organisme (Whitherington, 1991 : 156). Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pertiumbuhan merupakan perubahan individu berupa fisik, cognitf, dan sosioemosional. Dapat dicontohkan misalnya pertumbuhan berat badan, bertambahnya tinggi, dan bertambahnya panjang pada rambut.
Ternyata perkembangan dan pertumbuhan sangatlah berbeda bahwa perkembangan itu sendiri merupakan peribahan individu yang bersifat kualitatif ( tidak dapat diukur) dan berkembang sepanjang hayat sedangkan pertumbuhan merupakan perubahan yang bersifat kuantitatif ( dapat diukur ) sampai saat normal tertentu.
Dari porses perkembangan dapat dikelompokan menjadi 3 aspek yaitu yang pertama aspek bilogis .Aspek biologis tersebut merupakan perkembangan pada fisik individu, contohnya : bertambahnya berat badan dan tinggi badan yantg tentunya dapat kita ukur. Yang kedua ialah aspek kognitif meliputi perubahan kemampuan dan cara berfikir. Aspek ini merupakan perubahan dalam proses pemikiran yang merupakan hasil dari lingkungan sekitar. salah satunya yaitu anak mampu menyelesaikan soal matematika. Dan yang ketiga yaitu aspek psikososial dapat diartikan bahwa aspek ini merupakan perubahan aspek perasaan, emosi, dan hubungannya dengan orang lain. Dengan demikian aspek psikososial merupakan aspaek perkembangan individu dengan lingkungan sekitar atau masyarakat. Dari semua aspek tersebut yaitu aspek biologis ( fisik ), aspek kognitif ( pemikiran ), dan aspek psikososial ( hubungan dengan masyarakat ) semuanya saling mempengaruhi sehingga apabila pada suatu aspek mengalami hambatan maka akan mempengaruhi perkembangan aspek yang lainnya.
Setiap individu ada salah satu faktor yang paling dominan yang mempengaruhi perkembangan . Yaitu antara faktor kematangan dan faktor pengalaman . Ada yang lebih dominan pada pematangan dan ada juga yang lebih condong pada pengalaman tergantung pada masing-masing individu. Pada individu yang condong pada pematangan maka perkembangan tersebut berifat diskontinuitas ( serangkaian tahap yang berbeda ), sedangan pada individu yang condong kepada faktor pengalaman maka sifat perkembangannya bersifat kontinuitas ( serangkaian tahap yang bersinambung atau terus menerus ).
Pengertian perkembangan manusia sebagai berikut :
1.    The progressive and continuous change in the organism from to death, perkembangan itu merupakan perubahan yang progresif dan terus menerus dalam diri organism sejak lahir hingga mati.
2.    Growth, perkembang itu berarti pertumbuhan.
3.    Change in the shape and integration of bodily parts into functional parts, perkambangan berarti perubahan dalamm bentuk dan penyatuan bagian-bagian yang bersifat jasmaniah ke dalam bagian-bagian yang fungsional.
4.    Perkembangan itu adalah kemetangan atau kemunculan pola-pola dasar tingkah laku yang bukan hasil belajar.

culture exchange

pertukaran sosial budaya sebagai indicator saling ketergantungan kehidupan masyarakat sebagai system sosial budaya selalu diwarnai oleh adnya hubungan pertukaran yang menandai bahwa inteaksi antara individu masing-masing terikat dalam suatu ketergantungan dalam hubungan pertukaran mengandung prinsip-prinsip “du ut des”, bahwa saya member agar engkau membalasnya.
Pertukaran budaya terbagi menjadi 2 :
Assimilasi dan akulturasi.

Survival

Kemampuan untuk bernavigasi tanpa peta atau  kompas pun mutlak di perlukan. Selain iti juga mengenai kemampuan untuk dapat bertahan hidup dan mengusai kondisi kesehatan fisik.

Anda juga dituntut bisa memelihara keseimbangan moral karena anda tidak sendiri menghadapi situasi survival, melainkan bersama teman lainnya. Dalam situasi survival, setiap peralatan yang dipunyai tidak ubahnya bagaikan sebuah bonus. Kurangnya peralatan tidak juga berarti tidak punya peralatan, tetapi kemampuan dan pengalaman akan tenik survival bisa mengatasi hal tersebut. Namun, segala kemampuan dan pengalaman itu jangan dibiarkan berkarat. Latihan berkala mutlak dibutuhkan. Pentingnya pengetahuan tentang bertahan hidup (survival) berkaitan dengan munculnya kondisi kritis. Namun dilain pihak, dapat ditemukan adanya kesamaan tertentu pada aspek yang akan muncul dalam setiap kondisi survival. Secara umum aspek-aspek dapat dipisahkan ke dalam tiga golongan, yaitu :

  • Psikologi : panic, takut, cemas, kesepian/sendiri, bingung, tertekan, bosan, dan lain-lain.
  • Fisiologis : sakit, lapar, haus, dan lain-lain.
  • Lingkungan : panas, dingin, kering, hujan, angin, vegettasi, fauna dan lainnya.

Tindakan-tindakan dasar yang perlu dilakukan agar bisa keluar dari kondisi survival bisa dikembangkan dengan mempergunakan kata “SURVIVAL” sebagai kata kunci, yaitu:


S : Size up the situation
Sadarilah kondisi survival ini. Bagaimana kondisi kesehatan tubuh dan jika bersama teman-teman ketahuilah juga kondisi kesehatan tubuh mereka.

U : Undue Haste Makes Waste
Berpikir dan bertindak dengan bijaksana. Setiap langkah harus dipikirkan mendalam.

R : Remember Where You Are
Pengenalan akan lingkungan/daerah sekitar akan memberikan rasa kenal yang berpengaruh terhadap rasa aman.

V : Vasquish Fear and Panic
Kuasai rasa takut dan panik.

I : Improvice
Menerima kondisi yang ada dan berdasarkan hal itu, rencanakan, usahakan kebutuhan - kebutuhan dasar dengan improvisasi.

V : Value Living
Dalam survival, sikap menghargai hidup akan mempengaruhi kemampuan untuk dapat bertahan.

A : Act Like The Natives
Belajarlah dari penduduk setempat. Mereka lebih mengetahui dan menguasai medan tempat kita melakukan kegiatan.

L : Leam Basic Skill
Belajar dan berlatih teknik - teknik dasar dan tambahkan/tingkatkan pengetahuan tentang survival.


artikel ini disarikan dari : 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar