Selasa, 17 Juni 2014

globalisasi, tekhnologi, mass media, dan perubahan sosial

Globalisasi
Globalisasi menurut Anthony Giddens : proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Yang ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industry dan masyarakat dunia .
Globalisasi menurut  Selo Soemardjan : proses terbentiknya system organisasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistenm dan kaidah-kaidah tertentu yang sama, misalnya terbentuinya PBB, OKI.
Globalisasi berasal dari kata “global” yang artinya “universal”. Jadi globalisasi adalah proses integritas internasional yang terjadi karena adanya tukaran pandangan didunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Contoh dari globalisasi salah satunya adalah mulai munculnya gadget-gadget di dunia.
Globalisasi terjadi pada millennium ketiga sebelum masehi, yaitu pada abad ke-19 dan awal ke-20. Pada tahun 2000, Dana Moneter Internasional (IMF) mengindentifikasikan empat aspek dasar globalisasi, diantaranya :
  • Perdagangan dan transaksi
  • Pergerakan modal dan investasi
  • Migrasi dan perpindahan manusia
  • Pembebasan ilmu pengetahuan
Proses globalisasi mempengaruhi dan diengaruhi oleh bisnis dan tata kerja, ekonomi, sumber daya sosial-budaya, dan lingkungan alam.
Jan Aart Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi, yaitu :
  • Internasionalisasi : globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ioni masing-masing Negara tetap mempertahankan identitas masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
  • Liberalisasi : globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkan batas antar Negara, misalnya hambatan tariff ekspor-impor, lalu lintas devisa maupun migrasi.
  • Universalisasi : global juga digambarkan sebagasemakin tersebarnya hal material maupun immaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
  • Westernalisasi : salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
  • Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas duniua global memiliki status ontology sendiri, bukan sekedar gabungan Negara-negara.

Dampak dari adanya globalisasi

Dampak positif :
  • Produk globalisasi dapat ditingkatkan.
  • Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu Negara.
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri.
  • Dapat memproleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik.
  • Menediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi.

Dampak negative :
  • Menghambat pertumbuhan sector industry
  • Memperburuk neraca pembayaran
  • Sector keuangan semakin tidak stabil
  • Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang

Teknologi
Secara etimologi, kata teknologi adalah “techne” yang berarti “serangkaian prinsip atau metode rasional” istilah teknologi sendiri pertama kali dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku yang berjudul Teknologi : Diskripsi Tentang Seni-seni, Khususnya mesin (technology: A Description Of The Arts, Especially The Mechanical).
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk diantaranya mesin cetak, telepon/hp, dan internet. Hal-hal tersebut telah mengubah dan menghambat fisik manusia untuk bekerja dan untuk berinteraksisatu sama lain. Teknologi telah mempengaruhi kehidupan manusia di era globalisasi ini.

Kemajuan
Tidak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi semakin kesini semakin berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dilihar dari banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini, dari yang sederhana hingga yang menghebohkan dunia.


Mass media
Media massa atau pers adalah satu istilah yang mulai digunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat liuas. Dalam pembicaraan sehari-hari. Istilah ini sering disingkat menjadi media.
Masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa yang lebih tinggi daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi karena pilihan mereka yang terbatas. Masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi memiliki lebih banyak pilihan dan akses banyak media massa, termasuk bertanya langsung pada sumber atau ahli dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa tertentu.

Pengertian pers menurut para ahli

  • UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers 
Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

  • R Eep Saefulloh Fatah 
Pers merupakan pilar keempat bagi demokrasi (the fourth estate of democracy) dan mempunyai peranan yang penting dalam membangun kepercayaan, kredibilitas, bahkan legitimasi pemerintah

  • Oemar Seno Adji 
  1. Pers dalam arti sempit, yaitu penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan, atau berita-berita dengan kata tertulis
  2. Pers dalam arti luas, yaitu memasukkan di dalamnya semua media mass communications yang memancarkan pikiran dan perasaan seseorang baik dengan kata-kata tertulis maupun dengan lisan.

  • Kamus Umum Bahasa Indonesia 
Pers berarti:
  1. alat cetak untuk mencetak buku atau surat kabar
  2. alat untuk menjepit atau memadatkan
  3. surat kabar dan majalah yang berisi berita
  4. orang yang bekerja di bidang persurat kabaran.

  • Kustadi Suhandang 
Pers adalah seni atau ketrampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya

  • Wilbur Schramm 
Dalam bukunya Four Theories of the Press yang ditulis oleh Wilbur Schramm dkk mengemukakan 4 teori terbesar pers, yaitu the authotarian, the libertarian, the social responsibility dan the soviet communist theory. Keempat teori tersebut mengacu pada satu pengertian pers sebagai pengamat, guru, dan forum yang menyampaikan pandangannya tentang banyak hal yang mengemuka ditengah tengah mesyarakat

  • McLuhan 
Pers sebagai the extended man, yaitu yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain dan peristiwa satu dengan peristiwa lain pada moment yang bersamaa.

Raden Mas Djokomono 
Pers adalah yang membentuk pendapat umum melalui tulisan dalam surat kabar. Pendapatnya ini yang mampu membakar semangat para pejuang dalam memperjuangkan hak hak Bangsa Indonesia masa penjajahan Belanda.

Perkembangan pers di Indonesia
  • Perkembangan pers di Indonesia berawal pada penerbitan surat kabar pertama, yaitu Bataviasche Novelles en Politique Raisonemnetan yang terbit pada tangga 7 Agustus 1774.
  • Kemudian muncul beberapa surat kabar berbahasa melayu, antara lain Slomppet Melajoe (1861), dan Medan Priajji (1907).
  • Majalah tertua ialaha Panji Islam (1912-an).
  • Surat kabar terbitan peranakan Tionghoa pertama kali muncul adalah Li Po (1901) kemudian Sin Po (1910).
  • Surat kabar pertama kali di Indonesia yang menyiarkan teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah surat kabara Soeara Asia.
  • Susadah itu, surat kabar nasional yang memuat teks proklamasi adalah surat kabar Tjahaja (Bandung), Asia Raja (Jakarta), dan Asia Baroe (Semarang).
  • Corak kehiidupan politik, ideology, kebudayaan, tingkat kemajuan suatu bangsa sangat mempengaruhi system pers di suatu Negara.

Secara umun, diseluruh dunia terdapat pola kebijakan pemerintah terhadap pers yang otoriter dan demokratis. Diantara keduanya terdapat variasi dan kombinasi, bergantung tingkat perkembangan masing-masing negara. Ada yang quasi otoriter, ada yang quasi demokratis, dan sebagainya.

Jenis-jenis media massa

  1. Media massa tradisional
Media massa dengan otoritas dan memiliki organisasi yang jelas sebagai media massa. Secara tradional media massa digolongkan sebagai : surat kabar, majalah, radia, televise, film (layar lebar).

  1. Media massa modern
Contohnya internet dan telepon selular.

fungsi pers
berdasarkan ketentuan pasal 33 UU No. 40 tahun 1999 tentang pers, fungsi pers adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan control sosial. Sementara itu pasal 6 UU pers nasional melaksanakan peranan sebagai berikut :
  • Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi dan mendorong terwujudnya supremasi hokum dan hak asasi manusia. Selain itu pers juga harus menghormati kebinekaan mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.
  • Sebagai pelaku media informasi. Pers member dan menyediakan informasi tenta g peristiwa yang terjadi kepada masyarakat, dan masyarakat membeli surat kabar karena memerlukan informasi.
  • Fungsi peendidikan. Pers isebagai sarana oendidikan massa (mass education), pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung oengetahuan sehingga masyarakat bertambah pengetahuan dan wawasannya.
  • Fungsi huburan. Pers juga memuat hal-hal uang bersifat hiburan untuk mengimbangi berita-berita berat dan artikel-artikel pendek, cerita bersambung, cerita bergambar, teka-teki silang, pojok dan karikatur.
  • Sebagai lembaga ekonomi. Pers adalah suatu perusahan yang bergerak di bidang pers dapat memanfaatkan keadaan di sekitarnya sebagai nilai jual sehingga pers sebagai lembaga sosial dapat memperoleh keuntungan maksimal dari hasil produksinya untuk kelangsungan hidup lembaga per situ sendiri.

Pengaruh media massa pada budaya

Menurut Karl Erik Rosengren pengaruh media cukup kompleks, dampak bisa dilihat dari:
1. skala kecil (individu) dan luas (masyarakat).
2. kecepatannya, yaitu cepat (dalam hitungan jam dan hari) dan lambat (puluhan tahun/ abad) dampak itu terjadi.
Pengaruh media bisa ditelusuri dari fungsi komunikasi massa, Harold Laswell pada artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model sederhana yang sering dikutip untuk model komunikasi hingga sekarang, yaitu :
  1. Siapa (who).
  2. Pesannya apa (says what).
  3. Saluran yang digunakan (in what channel).
  4. Kepada siapa (to whom).
  5. Apa dampaknya (with what effect).

Model ini adalah garis besar dari elemen-elemen dasar komunikasi. Dari model tersebut, Laswell mengidentifikasi tiga dari keempat fungsi media.

Fungsi media massa pada budaya

1.    Fungsi pengawasan (surveillance), penyediaan informasi tentang lingkungan.
2.    Fungsi penghubungan (correlation), dimana terjadi penyajian pilihan solusi untuk suatu masalah.
3.    Fungsi pentransferan budaya (transmission), adanya sosialisasi dan pendidikan.
4.    Fungsi hiburan (entertainment) yang diperkenalkan oleh Charles Wright yang mengembangkan model Laswell dengan memperkenalkan model dua belas kategori dan daftar fungsi. Pada model ini Charles Wright menambahkan fungsi hiburan. Wright juga membedakan antara fungsi positif (fungsi) dan fungsi negatif (disfungsi).

Perubahan sosial
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi system sosialnya, termasuk nilai, sikap sosial, dan pola prilaku di antara kelompok-kelompok masyarakat.
Definisi prubahan sosial :
Menurut Gillin dan Gillin : variasi dari cara hidup yang diterima akibat adanya perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideology maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.
Menurut Samuel Keoning : modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia.
Menurut Kingsley Davis : perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.
Menurut Mac Iver ; perubahan-perubahan dalam hubungan sosial atau perubahan terhadap keseimbangan sosial tersebut.
Menurut Selo Soemarjan : perubahan pada lembaga-lembaga ke masyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system sosialnya.

Teori perubahan sosial :
  1. Teori evolusi oleh Emeil Durkheim
Perubahan sosial karena proses evolusi manusia mempengaruhi cara pengorganisasian masyarrakat.
  1. Teori fungsionalis oleh William Ogburn
Setiap element masyarakat memiliki fungsi fungsi terhadap element masyarakat lainnya. Fungsi tersebut dalam perkembangannya memiliki tingkat perubahan yang berbeda.
  1. Teori konflik oleh Karl Marx
Konflik yang terjadi merupakan akibat dari pertentangan kelas sosial antara kelompok tertindas dengan kelompok penguasa sehingga terjadi perubahan sosial.

Bentuk perubahan sosial
Berdasarkan intensitas terbagi 2, yaitu :
1.    Perubahan sosial kecil : perubahan-perubahan yang terjadi pada unsure-unsur sosial, tetapi tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat.
2.    Perubahan sosial besar : perubahan yang akan membawa pengaruh besar bagi masyarakat.
Berdasarkan penyebabnya terbagi 2, yaitu :
1.    Perubahan sosial yang direncanakan.
2.    Perubahan sosial yang tidak direncanakan.

Faktor yan g mempengaruhi perubahan sosial
Faktor pendorong :
  • Adanya kontak dengan kebudayaan lain.
  • System pendidikan formal yang maju dan adanya toleransi
  • Penduduk yang heterogen dan ssistem stratifikasi terbuka.
  • Ketidak mampuan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan.
  • Orientasi kemasa depan.
  • Nilai bahwa manusia senantiasa harus berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.

Fakrot oenghambat :
  • Hubungan yang kurang dengan masyarakat lain.
  • Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat.
  • Sikap masyarakat yang sangat tradisional.
  • Adanya kepentingan yang telah tertanam kuat.
  • Rasa takut akan terjadi kegoyahan pada integrasi sosial yang ada.
  • Prasangka pada hal-hal yang baru atauu tidak asing (sikap tertutup).
  • Adat istiadat atau kebiasaan.

Faktor penyebab perubahan sosial (Soekanto)
Faktor internal : bertambahnya atau berkurangnya penduduk. Adanya penemuan baru. Konflik dimasyarakat, terjadinya pemberontakan atau revolusi.
Faktor eksternal : lingkungan alam fisik yang ada disekitar manusia. Peperangan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

Proses perubahan budaya ( Alvin L. Betrand)
Difusi : proses penyebaran atau perembesan suatu unsure kebudayaan kepada orang lain dan suatu kelompok masyarakat kedalam masyarakat lainnya.
 Difusi terbagi 2 yaitu :
  • Difusi primer : penyebarluasan unsure-unsur kabudayaan baru dalam masyarakat asasi kebudayaan tersebut.
  • Difusi sekunder : peoses penyerluasan unsure-unsur kebudayaan suatu masyarakat ke dalam masyarakat lainnya.
Akulturasi : pergabungan 2 budaya, tanpa menghilangkan unsure kebudaayn yang lain.
Asimilasi : pergabungan 2 budaya dan menjadi kebudaan yang baru.
Acomodasi : proses mengurangi dan mencegah pertentangan serta dimungkinkan terjadinya kerjasama.

Artikel ini dibuat pada tanggal 13 Juni 2014 di Tanah abang Jakarta Pusat, yang disarikan dari :

kun maryati, juju suryawati. (2006). sosiologi untuk SMA/MA kelas 2. esis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar