Hallo semuanya J
Mau cerita dikit ya, kemaren hari sabtu tanggal 29 maret
2014 saya pergi ke hotel di daerah serpong beserta teman-teman saya.
Tujuan kita kesana bukan untuk nginap ya, tapi kita kesana untuk mengikuti
seminar family and city. Nah saya mau nulis sedikit nih apa yang dibahas di
seminar kemaren.
Seminar kemaren membahas tentang mendidik anak di era
digital ini. Mungkin kita sering liat bahkan mengalaminya langsung, dimana ada
sebuah keluarga yang selalu repot dengan gadgetnya padahal situasinya kita
sedang makan bersama. Atau melihat anak kecil yang sekarang ini selalu memakai
gadget untuk bermain. Sebenarnya ama ngga si? Bagaimana mendidik anak di era
seperti ini? Nah berikut adalah hasil dari apa yang saya dapatkan diseminar
kemaren.
Tips mendidik anak di Era Digital
Hidup di zaman ini sangat menuntut setiap individunya untuk
siap menghadapi kecanggihan dan perkembangan yang ada. Orang tua berperan bagi
ananknya untuk mendidik. Selain itu teknologi juga sangat berperan bagi
perkembangan anak. Namun terkadangan orang tua takut memberikan teknologi
kepada anaknya dikarenakan karena takut dengan hal-hal yang negative. Berikut adalah
tips untuk para orang tua untuk dapat memdidik anaknya di zaman yang era ini.
1. Belajar
dan mengenal TIK ( Tekhnologi Informasi dan Komunikasi ).
Segala sesuatunya pasti mempunyai 2 hal, yaitu sisi positif
dan sisi negative. Begitu pula dengan tekhnologi . namun sebaiknya kita sebagai
orang tua jangan nething (negative thingking) terhadap perkembangan teknologi
ini. Supaya kita tidak dibodohi oleh anak, sebaiknya kita juga mengikuti perkembangan
teknologi. Kita belajar tentang teknologi itu sendiri.
2. Menyaring
dan menyeleksi konten yang ada dan melakukan pendampingan.
Ketika kita belajar tentang teknologi, 1 hal yang perlu
diperhatikan, yaitu cara melakukan pengaturan device agar tidak menampilkan
konten-konten yang membahayakan bagi anak. Mau tidak mau kita dituntut harus
bisa dan mengerti akan tekhnologi itu sendiri.
3. Kendalikan
waktu akses, ajak anak bermain dan berinteraksi tanpa mesin.
Sebagai orang tua kita dapat mengatur kapan si anak dapat
bermain dengan gadgetnya. Misalnya seminggu 2x atau disaat libur saja, atau
juga gadget bisa sebagai motivasi (reward)si anak dalam belajarnya. Apabila si
anak mendapatkan nilai yang bagus (nilai yang sudah ditentukan) anak dapat
memainkan gedgetnya. Dengan ini anak giat dalam belajarnya, karena sudah
termotivasi dengan gadget itu.selain mengatur kapan ia dapat bermain dengan
gadgetnya, orang tua juga dapat mengatur lama durasi yang dapat ia mainkan.
Orang tua sebagai model sebaiknya memberi contoh yang baik
juga terhadap anak-anaknya. Misalnya tidak memainkan gadgetnya disaat sedang
berkumpul atau sedang makan bersama.upayakan untuk meminimalisirkan hal
ini.karena disaat berkumpul ini adalah suasana yang sangat mendukung orang tua
untuk dapat lebih dekat lagi kepada sang buah hati dengan mengajak anak berdialog
dan berdiskusi.
4. Pelajari
apa yang bermanfaat dari tekhnologi
Pendidikan anak pada masa wire
generation
wire generation adalah sebuah generasi baru yang lahir di
era digital yang telah mampu merubah dunia. Mendidik anak dizaman ini jauh
berbeda dengan jaman terdahulu. Bagaimana kita mendidik anak di era wire generation
ini?
1. Control
terhadap beberapa media.
a) Internet
Dari hasil penelitian 21% anak mengases lewat internet, maka ada baiknya
kita para orang tua lebih mengontrol pemakaian internet pada anak.
b) Games
Sekitar 14% anak mengenal pornografi karena games. Tanpa disadari banyak
games yang beredar sekarang ini yang dapat merusak otak kita. Selain pornografi
di games juga suka terdapat adanya kekerasan. Oleh sebeb itu orang tua juga
harus menjaga anak dalam memainkan games-gamesnya yang berada di gadgetnya.
c) Film/sinetron/DVD
Menjaga apa yang ditoton oleh anak, karena banyak sekali film-film
sekarang ini yang didalamnya terdapat kekerasan, kejahatan, adegan syur, dan
yang sekarang lagi berkembang ini adalah banyaknya goyangan-goyangan yang
sangat tidak mendidik anak kita. Biasanya anak kecil selalu mecontoh apa yang
dilihat. Oleh sebab itu mengontrol hal ini juga sangat dibutuhkan.
d) Komik
e) Iklan
2. Melakukan
control dan menguasai tekhnologi sebagai solusinya.
Langkah-langkah untuk menjadi terapis bagi anak.
1. Tenang.
Apabila kita mengetahui bahwa si anak sudah
keluar pada batasan yang sudah diberikan, sebaiknya orang tua harus bersikap
tenang. Walaupun sangat susah, tapi usahakan lah untuk bersikap tenang terlebih
dahulu. Karen justru ini akan menjadi kunci utamanya.
2. Hindari
marah dan panic.
Marah dan panic tidak menyesaikan masalah,
yang ada si anak akan semakin jauh dengan orang tua.
3. Diterima,
dimaafkan, dan mulailah bermusyawarah.
4. Ingat,
bahwa anak sangat membutuhkan validasi 3p : penerimaan, pujian, dan
penghargaan.
5. Perbaiki
pola pengasuhan.
Cara menghadapi anak tersebut :
·
Cari tau penyebab anak memulai mengenalnya.
·
Selesaikan hal-hal yang menyangkut emosi dan
penghargaan, ini akan membuat kecanduan menurun.
·
Jelaskan target penyediaan pornografi.
·
Tanya pendapatnya.
·
Susun langkah yang akan dilakukan bersama.
·
Anak buituh pendampingan.
Sikap orang tua terhapa anak.
a) Tahu
perkembangan tekhnologi.
b) Lebih
peka terhadap isu-isu yang berkembang.
c) Sering
mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh anak.
d) Lebih
waspada dan tidak panic.
e) Ada
baiknya kita menggunakan tekhnolohi itu terlebih dahulu sebelum memberikan
kepada anak.
f) Berikanlah
yang sesuai denga tujuan dan perkembangan usianya.
sekian dulu ya post saya kali ini.. semoga posant saya kali ini dapat bermanfaat juga bagi kalian yang membacanya :)
artikel ini saya buat di jakatra pusat (tanah abang) pada tanggal april 2014
Hai vi! Blog km bagus, pembahasannya lengkap dan mudah dimengerti. Nila: 80:)
BalasHapus