Sabtu, 12 April 2014

birthday tante pra

Hallo mau cerita sedikit ya :)
Jadi gini ceritanya, pada tanggal 12 april ini salah satu dari temen saya yang berulang tahun. Sebut aja ya namanya adalah "pramesti" yang biasa dipanggilan widi, tp gue sendiri si lebih enak manggil dia dengan sebutan pra.

Tahun ini dia barusia 19 thn. Masih muda kok hahaha :D
Tepat di jam 12.00 malam, saya beserta temen2 mengucapkan selamat kepadanya dan tak lupa kami bemberikan wish yang terbaik. Mulai dari sms, bbm, ask, path, dan twitter (sangkin niatnya loh).
Sepulang kampus kami juga memberikan surprise kecil-kecilan. Mulai dari kong kalikong sam temen-temen dan sodaranya, bawain kue, tiup lilin, buat si pra kesel dengan menjatuhkan es cream ke rambut dan lantai kamarnya, hingga kita sampe bebenah kosan dulu -.- *huft*

Setelah menjelang sore, kita (saya, ayu, meta, agata, pra, dan adam) pergi mencari tempat makan yang didekat kampus. Disana setelah kita memesan makanan, kita juga mengoda si ayu dengan si adam. Entahlah mungkin ada udang dibalik batu diantara mereka berdua. Hahaha
Abis Biasanya ayu yang rame menjadi ayu yang kalem gara-gara ada cowo yg satu ini. Setelah kita puas dengan makan dan ngerjain si ayu, walaupun bukan ayu yang ulang yahun, kita juga moto2 disana..


Mau liat?
Nihhh kita kasih kok

gambar 1.1 foto bersama teman-teman.


gambar 1.2 foto narsis.


gambar 1.3 foto ayu dan adam.

Setelah itu kami pulang dengan bermencar, karena meta dijemput di anggrek dengan mamanya, adam mesti ke kampus untuk mengikuti rapat, pra harus mengejar keretanya, agata dan saya juga harus balik segera...
Jadi ceritanya segini dulu ya.. terima kasih :)

Minggu, 06 April 2014

human organization : group, cities, and states

Group

Group adalah sekelompok atau sejumat orang dengan norma-norma yang sama, nilai-nilai, dan harapan yang berinteraksi seccara teratur.

Kelompok nyata berdasarkan cirinya :
·         Statistics group (kelompok statistic) : kelompok ini terbentuk karena dijadikan sasaran penelitian oleh ahli-ahli statistic untuk kepentingan penelitian.
·         Societal group (kelompok kemasyarakatan) : kelompok ini memiliki kesamaan jenis, contohnyawarna kulit, jenis kelamin, kesatuan tempat tinggal, tetapi blom ada kontak dan komunikasi di antara anggota dan tidak terlihat dalam organisasi.
·         Kelompok sosial : terbentuk karena adanya unsure-unsur yang sama. Seperti tempat tingga, pekerjaan, kedudukan,  dan kegemaran yang sama. Contohnya : tetangga.
·         Kelompok asosiasi : kelompok yang terorghanisir dan memiliki struktur formal.

Kelompok dibagi menjadi 2menurut kualitas hubungan antar anggota (cooley)  yaitu :
·         Kelompok primary: di kelompok ini biasanya terdapat komunikasi denga langsung secara face to face, asosiasi dan kerja sama.kelompoknya kenal 1 sama lain, bersifat informal,  Kelompok ini kecil namun kelompok ini sangatlah intim. Contohnya : keluarga, sahabat, teman sepermainan.
·         Kelompok sekunder: hubungan antara anggotanya bersifat formal, kelompok impersonal dengan sedikit keintiman sosial atau saling pengertian. Contohnya : sekolah.

table 1.1 comparing kelompok primary and sekunder


Kelompok nyata berdasarkan ikatannya :
·         Gemeinschft (paguyuban) :
Ferdinand thonies membagi menjadi 3, yaitu :
1.       Gemeinschft by blood : paguyuban karena adanya ikatan darah. Contohnya : trah, kerabat, klien.
2.       Gemeinschft bu place : paguyuban karena tempat tinggal berdekatan. Contohnya RT, RW.
3.       Gemeinschft of mind : paguyuban ini terjadi karena adanya kesamaan dijiwa dan dipikiran. Contohnya : kelompok pengajian.
·         Gesselschaft (petembangan)
Ikatan lahir yang bersifat kokoh untuk waktu yang pendek, strukturnya bersifat mekanis, dan sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka. Contohnya : ikatan antara pedagang, dan organisasi dalam sebuah pabrik.

Klasifikasi menurut pencapaian tujuan :
·         Kelompok formal : kelompok yang memiliki peraturan-peraturan dan tugas dengan sengaja dibuat untuk mengatur hubungan antar anggota. Contohnya : partai politik, dan lembaga pendidikan.
·         Kelompok in formal : kelompok sosial yang terbentuk karena pertemuan yang berulang-ulang dan memiliki kepentingan dan pengalaman yang sama. Contohnya ; para aktivis himpunan, dan anggota osis.

Klasifikasi menurut K.Merthon :
·         Membership Group : kelompok sosial yang secara fisik menjadi anggota kelompok. Contohnya : anggota osis.
·         Reference Group : kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang (bukan anggota kelompok) untuk membentuk pribadi dan prilakunya sesuai dengan kelompok acuan tersebut. Contohnya : anggota ABRI.

Klasifikasi menurut sudut pandang individu :
·         In group : kelompok sosial berdasarkan tempat individu menidentifikasikan dirinya.
·         Out group : kelompok sosial yang menjadi lawan dari in group.

Birokrasi

Birokrasi: komponen organisasi formal yang menggunakan aturan dan hirarkis peringkat untuk mencapai efisiensi. Tipe ideal dari birokrasi addalah :

1.       Pembagian kerja.
2.       Hierarki kemenangan.
3.       Adanya aturan dan praturan tertulis.
4.       Bersifat umum.
5.       Pekerjaannya berdasarkan kualitas teknis.

table 1.2 karakteristik birokrasi

t
Urban
Industry dan paska industry kota.

·         Industrial city : penduduk yang padat dan kompleks dari pada dahulunya,
·         Pascaindustri kota : keuangan global dan aliran informasi elektronik mendominasi perekonomian.
·         Urbanisme : banyaknya pemukiman.

Urbanisasi telah menjadi aspek sentral dari kehidupan di AS. Selama abad 19-20 awal, urbanisasi yang cepat terjadi di kota-kota Eropa dan Amerika Utara sejak perang dunia 2, urban “ledakan” memicu Negara-negara berkembang di dunia.

Ekologi urban.
Ekologi manusia : adanya hubungan timbale balik antara manusia dan pengaturan tata ruang dan lingkungan fisik.
Ekologi urban : berfokus pada hubungan saat mereka muncul di daerah perkotaan.
Teori Konsetris zona : center, atau inti, kota adalah tanah yang paling sangat dihargai dan di setiap zona berhasil mengelilingi pusat mengandung jenis tanah yang dinyatakan berbeda.
Teori multiple inti : semua pertumbuhan perkotaan tidak memancar keluar dari distrik pusat.
Sosiologi perkotaan baru :sosiologi perkotaan ini menganggap interaksi adalah kekuatan local, nassional, dan di seluruh dunia dan pengaruhnya terhadap ruang local.
Analisis system dunia : Negara-negara indusri tertentu memegang posisi yang dominan di inti dari system ekomoni global.
Analisis Sistem Dunia: negara-negara industri tertentu memegang posisi dominan di inti dari sistem ekonomi global

Kota pusat
Disetip tempat pastilah mempunyai masalah tersendiri, dan ini adalah masalah yang dihadapi di kota-kobesar :
1.       Kejahatan
2.       Populasi
3.       Pendidikan
4.       Transportasi yang tidak memadai

Cities

Kota merupakan kawasan tempa-tempat yang secara fisik ditunjukkan oleh kumpulan rumah-rumah yang mendominasi tata ruangnya dan memiliki berbagai fasilitas untuk mendukungkehidupan warga secara mandiri.

Ciri-ciri kota yang meliputi sebagai berikut :
  • Tersedianya tempat-tempat untuk pertokoan dan pasar
  • Tersedianya tempat-tempat untuk parkir
  • Terdapatnya suasana rekreasi dan sarana olahraga

Ciri kehidupan kota dalah :
  • Adanya pelapisan sosial ekonomi,misalnya tingkat penghasilan, pendidikan dan jenis pekerjaan.
  • Adnya jarak sosial
  • Adanya penilaian yang berbeda terhadap penyelesaian suatu masalah
  • Cara berfikir dan bertindak warga kota tampak lebih rasional dan berprinsip ekonomi.
  • Lebih dapat menyesuaikan diri dengan perubahan
  • Masyarakat kota lebih bersifat individudan sifat solidaritas dan gotong royongnya mulai pudar.

Teori struktur ruang kota
  • Teori konsentris (Burgess, 1925)
  • Daerah central business distrct (CBD) adalah pusat kota yang terletak di tengah kota dan merupakan pusat kehiupan sosial,ekonomi, budaya hingga politik. CBD mempunyai 2 bagian, yaitu
    1.       Bagian paling inti RBD (Retail Bbusiness District) dengan kegiatan dominan pertokoan, perkantoran, dan jasa.
    2.       Bagian luar WBD (Wholesale Business District) untuk perekonomian skala besar, contohnya pasar, pergudangan, dan gedung penyimpanan barang.

gambar 1.1 teori konsentris


Keterangan :
  1. Zona pusat daerah kegiatan (CBD), merupakan pusat pertokoan besar, gedung kontrakan, bank, museum, hotel, restorant dan sebagainya.
  2. Zona peralihan atau zona transisi (manufaktur), yang dihuni oleh golongan kurang mampu.
  3. Zona workningmen’s homes. Yang dihuni oleh buruh pabrik.
  4. Zona permukiman kelas menengah.
  5. Wilayah kawasan elit.
  6. Zona penglaju (comutters),  penduduknya bekerja di kota dan tingga di pinggiran.
  • Teori Sektoral (Hoyt, 1939)
gambar 1.2 teori sektoral


Keterangan:
  1. CBD sebagai sector kegiatan bisnis.
  2. Tempat grosir dan industry.
  3. Pemukiman kaunm buruh.
  4. Pemukiman kaum menengah.
  5. Pemukiman elit.
  • .Teori Inti Berganda (Harris dan Ullman,1945)
CBD adalah pusat yang terletak ditengah-tengan.zona ini menampung sebagian besar kegitan kota, berupa pusat fasilitas transportasi dan didalamnya terdapat district spesialisasi pelayanan.

gambar 1.5 teori inti berganda


Keterangan :
  1. Pusat kota atau CBD.
  2. Kawasan niaga dan industry ringan.
  3. Kawasan pemukiman kaum buruh.
  4. Kawasan pemukiman kaum pekerja menengah.
  5. Kawasan pemukiman elit.
  6. Pusat industry berat.
  7. Zona luar CBD.
  8. Zona luar pemukiman sub-urban.
  9. Sub-urban kawasan industry.
Negara.

Negara adalah suatu wilayah dipermukiman bumi yang kekuasaannya baik politik, militter, ekomoni, sosial, maupun budayanya sendiri yang diatur oleh pemerintah yang berada di wilayah tersebut. Negara adalah suatu wilayah yang memiliki system atau aturan yang berlaku bagi semua individu yang berda di dalamnya.dan berdirinya secara independent. Saya adanya Negara dalah memili rakyat, memiliki wilayah, memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangakan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari Negara-negara lain.

Si Indonesia pancasila adalah sebagai ideology terbuka. Pancasila merupakan sarana atau wadah yang dapatt mempersatukan bangsa Indonesia karena, pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang berisi terntang norma-norma leluhur yang sudah berakar dan membudaya dalam masyarakat Indonesia. Kenapa pancasila sebagai ideology terbuka? Karena kegiatan ideology tergantung pada 3 dimensi yang dikandungnya, yaitu :
  1. Dimensi realita
  2. Dimensi fleksibelitas
  3. Dimensi idealism
System pemerintahan : mekanisme kerja suatu kelompok yang memiliki wewenang sdan kekuasaan dalam mengatur ekomoni, kehidupan sosial, dan politik suatu Negara. Fungsi pemerintah :
  1. Wetgeving : penentuan aturan-aturan umum yang mengikat.
  2. Rechtspraak : penentuan hokum atas kejadian-kejadian yang nyata.
  3. Uitvoering : tentang pelaksanaan peradilan.
  4. Bestuur : setiap tindakan pemerintah tidak termasuk dalam bagian peraturan atau peradialn.
System pemerintahan di berbagai Negara.

System pemerintahan monarki:
a)      Monarki mutlak :Bentuk pemerintahan yang seluruh kekuasaan dan wewenang pemerintahannya tidak terbatas.
b)      Monarki konstitusional : kekuasaan raja di batasi oleh suatu kontitusi (UUD).
c)       Monarki parlementer : system kerajaan yang di dalam pemerintahannya terdapat parlemen (DPR). Jadi para mentri bertanggung jawab kepada parlemen tersebut.

System pemerintahan Republik.
a)      Republic Absolut : biasa disebut dictator. UUD diabaikan, parlemen tidak berperan mengatur Negara sehingga pemerintahannya tidak berfungsi. Dan patpol hanya membenarkan kekuasaan dictator. Kekuasaanya tidak terbatas waktu, sela dia dapat mempertahankannya. Contohnya : Jerman dibawah pimpinan Hitler, Itali dibawah piimpinan Mussolini, Spanyol dibawah pimpinan Jendral Franco.
b)      Republic konstitusional : kekuasaan presiden tidak bersifat mutlak, dibatsi UUD. Presiden dipilih oleh raktyat dan bekerja untuk rakyat. Misalnya : Indonesia.
c)       Republic parlementer : kekuasaan presiden harus ditanggunga jawabkan kepada DPR. DPR memiliki kedudukan lebih tinggi dari pada pemetintahan dari pada president. Akan tetapi, presiden tidak dapat diganggu gugat, sedangkan kabinetnya yang harus bertanggung jawab kepada DRP. Contohnya : Republik Indonesia berdasarkan UUDS 1950, Republik Islam Pakistan.

artikel ini disarikan dari :
www.binusmaya.ac.id
http://id.wikipedia.org/wiki/Kota
daftar pustaka :
AB, M. D., & Sriyanto. (2011). Sistem Kebut Semalam. penerbit pustaka gema media.
Drs.Chotib, Djazuli, D. H., Drs.Trisuharno, Abubakar, D. H., & Drs. H.Muchlis Catio, M. (2007). kewarganegaraan 3. erlangga.

artikel ini di buat di Jakarta Pusat (Tanah Abang), pada tanggal 06 April 2013.
semoga aertikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang membacanya, terima kasih :)



Jumat, 04 April 2014

human philosophical reflection : knowledge, intelligence, affection, freedom


Knowledge

Pengetahuan (knowledge) adalah segala sesuatu yang diketahui  atau segala sesuatu yang berbau pelajaran bagi yang tidak mengetahuinya. Dari beberapa pengertian, dapat sidimpulkan bahwa pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui dan diperoleh dari panca indera terhadap objek tertentu.  Pengetahuan pada dasarnya merupakan hasil dari proses melihat, mendengar, merasakan dan berfikir yang menjadi dasar manusia dapat bersikap dan bertindak.

Pengetahuan dapat dikatakan inderaawi lahir ataupun inderawi luar kalau seseorang mencapainya secara langsung. Sedangkan pengetahuan batin adalah pengetahuan ketikam seseorang menampakkan diri pada orang sebagai tindakan dan khayalan.

gambar 1.1 pengetahuan


v  Pengetahuan perseptif : pengetahuan seterusnya. Yakni ketika pengetahuan yang muncul secara spontan. Pengetahuan dalam arti ini lebih menyatakan dirinya melalui gerakan tangan, tingkah laku, gerakan-gerakan, sikap, tindakan, dari pada dengan perkataan yang dipikirkan atau dengan keterangan yang jelas.

v  Pengetahuan refleksif : ketika pengetahuan itu membuat objektif kodrat dari suatu realitas apapun juga. Pengungkapannya adalah, baik dalam bentuk ide, konsep, definisi, serta keputusan-keputusan maupun dalam bentuk lambing , mitos, atau karya seni.

v  Pengetahuan disebut pula diskursif, ketika pengetahuan itu memperhatikan suatu aspek dari benda kemudian suatu aspek yang lain, ketika pengetahuan itu pergi dan datang dari keseluruhan ke bagian-bagian, dan dari bagian-bagian ke keseluruhan. Pengetahuan dalam arti ini lebih menampakkan diri sebagai sesuatu yang datang dari sebab ke akibat dan dari akibat ke sebab, dari prinsip ke konsekuensi dan dari konsekuensi ke prinsip, dan sebagainya.

v  Seterusnya, ada pula yang disebut pengetahuan intuitif, ketika pengetahuan menangkap atau memahami secara langsung benda atau situasi dalam salah satu aspeknya, keseluruhan dalam satu bagian, sebab dalam akibat, konsekuensi dalam prinsip, dan sebagainya.
v  Pengetahuan implicit : pengetahuan yang tertanam dalam bentuk pengalama seseorang dan faktor-faktor yang bersifat nyata seperti kenyakinan pribadi, perspektif, dan prinsip.
v  Pengetahuan eksplisit : pengetahuan yang telah di simpan atau didokumentasikan. Dengan ini maka pengetahuuan akan dapat disimpan dan disebar luaskan kepada siapa saja dan dimana saja. contohnya : media.
v  Pengetahuan empiris : pengetahuan yang muncul karena adanya pengamatan dan pengalaman.

Faktor- faktor yang mempengaruhi pengetahuan adalah :
1.       Media
2.       Pendidikan
3.       Informasi


Intelligence

Kata intelligensi diambil dari bahasa latin yaitu intellegere. Kata intelligere terdiri dari kata intus yang artinya pikiran atau akal, sedangkan kata legere berarti membaca atau menangkap. Jadi intelligere adalah membaca dalam pikiran.

Intelligensi adalah kegiatana dari suatu organism dalam menyesuaikan diri dengan siruasi-situasi, dengan menggunakan kombinasi dari fungsi0fungsi seperti persepsi, ingatan, konseptor, abstaksi, imajinasi, atensi, dan kosentrasi. Seleksi relasi, rencanaekstrakpolasi, prediksi, dan control. Berbeda dengan nurani, kebiasaan, adat istiadat, hafalan tanpa mmempergunakan pikiran, dan tradisi.

Pada tingkat intelek (pemahaman) yang lebih tinggi, inteligensi juga dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah-masalah (soal-soal kebingungan) dengan penggunaan pemikiran abstrak.
Terkadang kalau kita mendengan kata intelligensi maka kita akan berfikiran langsung mengenai kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan spiritual (SQ), dan kecerdasan emosional (EQ). sebenernya apasi pengertian dari IQ, SQ, dan EQ. mari baca artikel dibawah ini.

Kecerdasan intelektual (IQ) adalah ukuran untuk kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ merupakan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta. IQ juga kemampuan untuk bertindak secara terarah, berfikir rasional, dan menghadapi lingkungan nya secara efektif. Adapun test untuk ini yang diberinama Intelligence Qoutient, dimana test ini untuk melihat skor yang diproleh.

Kecerdasan emotional (EQ) adalah kemampuan mengenadalikan perasaan, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.

Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kemampuan seseorang untuk menyelesaikan masalah kaidah dan nilai-nilai spiritualnya. Hal ini sebagai landasan untuk memfungsikan IQ dan EQ secara efektif. Pusat dari SQ itu sendiri berada dari hati.

gamba1.2 IQ, EQ, dan SQ


Tips meningkatkan IQ, EQ, SQ.

Tips meningkatkan IQ

1.       Banyaklah makan makanan mengandung nutrisi unutk kesehatan otak.
2.       Istirahat yang cukup.
3.       Selalu berfikir positif.
4.       Memotivasi diri untuk selalu berfikir optimis dan hilangkan rasa malas.
5.       Kembangkan keterampilan otak dengan kegiatan bermain puzzle, teka-teki silang dll.

Tips meningkatkan EQ

1.       Pahami mengenai perasaan diri sendiri dan orang lain.
2.       Selalu mendidik diri agar dapat bertahan dalam situasi sulit.
3.       Hadapi dunia tanpa rasa takut.
4.       Berusahalah unutk memecahkan masalah sendiri.
5.       Tumbuhkan rasa percaya diri, dan jangan takut untuk gagal.
6.       Tanamlah rasa hormat kepada orang lain.
7.       Hubungkan antara perasaaan dan fikiran kita.

Tips meningkatkan SQ

1.       Jangan terlalu banyak mengeluh.
2.       Ambil hikmah dari setiap hal yang dilanda.
3.       Belajarlah unutk menumbuhkan rasa rendah hati.
4.       Tumbuhka kepedulian kepada sesama.
5.       Seringlah melakukan perenungan mengenai diri sendiri, kaitkan dengan orang lain serta pristiwa yang dihadapi.

affection

efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas, dan waktu) yang telah dicapai. Dimana makin besar presentase target yang dicapai, maka makin tinggi nilai efektivitasnya.  Melalui perranan efektivitas, manusia tergerak hatinya, dan perasaannya untuk mengamati, mempelajari dan mengembangkan pengada-pengada actual di sekitar kita menjadi bagian dari proses keberadaannya.

Efektivitas tidak sama dengan pengetahuan, namun menjadi penggerak atau penyebab dan sekaligus akibat dari proses pengetahuan manusia dalm arti penerapannya dalam bentuk perbuatan dan tindakan. Afektivitas bukan hanya tindakan ke arah kebutuhan selera, kecenderungan. atau apa yang jasmaniah saja. tetapi juga spiritual dan intelektual atau intelligible. Afektivitas adalah satu dari unsur-unsur pokok dasariah dari cara berada manusia di dunia. dan satu dari dimensi-dimensi esensial roh manusia. Perbuatan afektif harus dimengerti sebagai segala gerakan atau kegiatan batin yang karenanya subjek ditarik atau ditolak.

Perbuatan afektif mengarahkan manusia untuk dunianya dan membuat manusia berada secara lebih langsung dan lebih intensif bersama dengan hal-hal lain, jadi sejauh lebih bersifat eksistensial. Melalui ini tindakan afektivitas memberikan dasar atau prinsip nilai bagi suatu proses kognitif. Pengalaman-pengalaman afektivitas justru menjadi syarat yang sangat menentukan bagi proses inteligensi manusia.  Jadi, untuk mencapai afektivitas, subjek harus berada dalam kondisi dimana subjek akan melahirkan kegiatan afektif. Adapun kondisi-kondisi tersebut ialah:

          Pertama, antara subjek dan objek harus ada ikatan kesamaan atau kesatuan itu sendiri, karena ketika tidak ada kesamaan maka tidak akan ada afektivitas. Sebagai contoh ketika kita berhubungan dengan sebuah objek maka dalam diri objek terdapat sesuatu yang membuat kita tertarik atau menjauhinya, sesuatu yang ada pada diri objek pasti juga ada dalam diri subjek yang akhirnya akan menimbulkan kegiatan afektif baik menerima atau menolak.

          Kedua, nilai (baik dan buruk), dalam kondisi ini, ketika objek dipandang memiliki sebuah nilai maka subjek akan melahirkan kegiatan afektif, karena afektivitas itu sendiri adalah berdasar pada kecintaan akan sesuatu maka subjek pada akhirnya akan melahirkan kegiatan afektif untuk menolak atau menerima.

          Ketiga, sifat dasariah dan kecenderungan kognitif, pada kondisi ini subjek akan dalam melakukan sebuah afektif harus ditunjang dengan sebuah sifat dasariah yang akan mendorong dia untuk lebih cenderung, selera, berkeinginan akan sesuatu yang pada akhirnya akan menimbulkan kegiatan afektif yang ternyata memang sesuai dengan sifat dasariah tersebut.


freedom (kebebasan)

kata kebebasan sering diartikan sebagai suatu keadaan tiadanya penghalang, paksaan, beban, ataupun kewajiban. Seorang manusia disebut bebas apabila perbuatannya tidak mungkin dapat dipaksakan atau ditentukan dari luar. Manusia yang bebas adalah yang memiliki cara tersendiri untuk hidup. Kebebasan adalah suatu kodisi tidak adanya paksaan dalam menjalani aktivitas.

“freedom is self-determination”. Dalam kata ini dapat diartikan bahwa kebebasan merupakan suatu sifat atau cirri khas perbuatan dan kelakuan yang hanya terdapat dalam manusia dan bukan pada binatang atau benda-benda.

gambar 1.3 bebas


Secara ringkas Louis Leahy membedakan kebebasan menjadi 3 macam, yaitu :

1.       Kebebasan fiisik :
Tidak adanya halangan ataupun rintangan yang bersifat fisik atau material. Maksudnya, orang menganggap dirinya bebas secara fisik jika tidak dicegah secara fisik untuk berbuat sesuai dengan apa yang ia kehendaki.

2.       Kebebasan moral :
Kebebasan ini adalah kebebasan untuk mengambil keputusan, berbuat atau tidak berbuat, atau kebebasan untuk dapat berbuat sesukanya.

3.       Kebebasan psikologi :
Orang dapat dikatakan bebas secara psikologis jika ua mempunyai kemampuan untuk mengarahkan hidupnya sendiri. Yang menciri khaskan kemampuan itu sendiri adalah adanya kehendak untuk bebas.

artikel ini dibuat di Jakarta Pusat ( Tanah Abang ), pada tanggal 04 April 2014, semoga artikel ini dappat bermanfaat bagi yang membacanya :)

artikel ini di sarikan dari :


Rabu, 02 April 2014

seminar family n city


Hallo semuanya J
Mau cerita dikit ya, kemaren hari sabtu tanggal 29 maret 2014 saya pergi ke hotel di daerah serpong beserta teman-teman saya. Tujuan kita kesana bukan untuk nginap ya, tapi kita kesana untuk mengikuti seminar family and city. Nah saya mau nulis sedikit nih apa yang dibahas di seminar kemaren.
Seminar kemaren membahas tentang mendidik anak di era digital ini. Mungkin kita sering liat bahkan mengalaminya langsung, dimana ada sebuah keluarga yang selalu repot dengan gadgetnya padahal situasinya kita sedang makan bersama. Atau melihat anak kecil yang sekarang ini selalu memakai gadget untuk bermain. Sebenarnya ama ngga si? Bagaimana mendidik anak di era seperti ini? Nah berikut adalah hasil dari apa yang saya dapatkan diseminar kemaren.

Tips mendidik anak di Era Digital
Hidup di zaman ini sangat menuntut setiap individunya untuk siap menghadapi kecanggihan dan perkembangan yang ada. Orang tua berperan bagi ananknya untuk mendidik. Selain itu teknologi juga sangat berperan bagi perkembangan anak. Namun terkadangan orang tua takut memberikan teknologi kepada anaknya dikarenakan karena takut dengan hal-hal yang negative. Berikut adalah tips untuk para orang tua untuk dapat memdidik anaknya di zaman yang era ini.
1.       Belajar dan mengenal TIK ( Tekhnologi Informasi dan Komunikasi ).
Segala sesuatunya pasti mempunyai 2 hal, yaitu sisi positif dan sisi negative. Begitu pula dengan tekhnologi . namun sebaiknya kita sebagai orang tua jangan nething (negative thingking) terhadap perkembangan teknologi ini. Supaya kita tidak dibodohi oleh anak, sebaiknya kita juga mengikuti perkembangan teknologi. Kita belajar tentang teknologi itu sendiri.
2.       Menyaring dan menyeleksi konten yang ada dan melakukan pendampingan.
Ketika kita belajar tentang teknologi, 1 hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara melakukan pengaturan device agar tidak menampilkan konten-konten yang membahayakan bagi anak. Mau tidak mau kita dituntut harus bisa dan mengerti akan tekhnologi itu sendiri.
3.       Kendalikan waktu akses, ajak anak bermain dan berinteraksi tanpa mesin.
Sebagai orang tua kita dapat mengatur kapan si anak dapat bermain dengan gadgetnya. Misalnya seminggu 2x atau disaat libur saja, atau juga gadget bisa sebagai motivasi (reward)si anak dalam belajarnya. Apabila si anak mendapatkan nilai yang bagus (nilai yang sudah ditentukan) anak dapat memainkan gedgetnya. Dengan ini anak giat dalam belajarnya, karena sudah termotivasi dengan gadget itu.selain mengatur kapan ia dapat bermain dengan gadgetnya, orang tua juga dapat mengatur lama durasi yang dapat ia mainkan.
Orang tua sebagai model sebaiknya memberi contoh yang baik juga terhadap anak-anaknya. Misalnya tidak memainkan gadgetnya disaat sedang berkumpul atau sedang makan bersama.upayakan untuk meminimalisirkan hal ini.karena disaat berkumpul ini adalah suasana yang sangat mendukung orang tua untuk dapat lebih dekat lagi kepada sang buah hati dengan mengajak anak berdialog dan berdiskusi.
4.       Pelajari apa yang bermanfaat dari tekhnologi

Pendidikan anak pada masa wire generation
wire generation adalah sebuah generasi baru yang lahir di era digital yang telah mampu merubah dunia. Mendidik anak dizaman ini jauh berbeda dengan jaman terdahulu. Bagaimana kita mendidik anak di era wire generation ini?
1.       Control terhadap beberapa media.

a)      Internet
Dari hasil penelitian 21% anak mengases lewat internet, maka ada baiknya kita para orang tua lebih mengontrol pemakaian internet pada anak.

b)      Games
Sekitar 14% anak mengenal pornografi karena games. Tanpa disadari banyak games yang beredar sekarang ini yang dapat merusak otak kita. Selain pornografi di games juga suka terdapat adanya kekerasan. Oleh sebeb itu orang tua juga harus menjaga anak dalam memainkan games-gamesnya yang berada di gadgetnya.

c)       Film/sinetron/DVD
Menjaga apa yang ditoton oleh anak, karena banyak sekali film-film sekarang ini yang didalamnya terdapat kekerasan, kejahatan, adegan syur, dan yang sekarang lagi berkembang ini adalah banyaknya goyangan-goyangan yang sangat tidak mendidik anak kita. Biasanya anak kecil selalu mecontoh apa yang dilihat. Oleh sebab itu mengontrol hal ini juga sangat dibutuhkan.

d)      Komik
e)      Iklan

2.       Melakukan control dan menguasai tekhnologi sebagai solusinya.
Langkah-langkah untuk menjadi terapis bagi anak.
1.       Tenang.
Apabila kita mengetahui bahwa si anak sudah keluar pada batasan yang sudah diberikan, sebaiknya orang tua harus bersikap tenang. Walaupun sangat susah, tapi usahakan lah untuk bersikap tenang terlebih dahulu. Karen justru ini akan menjadi kunci utamanya.

2.       Hindari marah dan panic.
Marah dan panic tidak menyesaikan masalah, yang ada si anak akan semakin jauh dengan orang tua.

3.       Diterima, dimaafkan, dan mulailah bermusyawarah.

4.       Ingat, bahwa anak sangat membutuhkan validasi 3p : penerimaan, pujian, dan penghargaan.

5.       Perbaiki pola pengasuhan.

Cara menghadapi anak tersebut :
·         Cari tau penyebab anak memulai mengenalnya.
·         Selesaikan hal-hal yang menyangkut emosi dan penghargaan, ini akan membuat kecanduan menurun.
·         Jelaskan target penyediaan pornografi.
·         Tanya pendapatnya.
·         Susun langkah yang akan dilakukan bersama.
·         Anak buituh pendampingan.

Sikap orang tua terhapa anak.
a)      Tahu perkembangan tekhnologi.
b)      Lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang.
c)       Sering mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh anak.
d)      Lebih waspada dan tidak panic.
e)      Ada baiknya kita menggunakan tekhnolohi itu terlebih dahulu sebelum memberikan kepada anak.
f)       Berikanlah yang sesuai denga tujuan dan perkembangan usianya.

sekian dulu ya post saya kali ini.. semoga posant saya kali ini dapat bermanfaat juga bagi kalian yang membacanya :)

artikel ini saya buat di jakatra pusat (tanah abang) pada tanggal april 2014